Back to Archive

SEJARAH & ASAL MULA ROASTING KOPI | Roasting Lesson #01

Sobat kopi, selama ini kita hanya bisa berspekulasi bagaimana kopi dikonsumsi sebelum dikenalnya sangrai-menyangrai kopi di abad ke 16. Namun, ada beberapa petunjuk dari beberapa masyarakat Afrika dimana merupakan tempat pohon kopi tumbuh liar. Dari beberapa catatan, disebutkan suku-suku Ethiopia membuat teh dari daun pohon kopi. Adat istiadat lainnya yang dicatat termasuk mengunyah buah kopi kering, mencampur kopi dengan makanan, dan juga mencampur biji kopi yang sudah ditumbuk dengan lemak hewan untuk mendapatkan sumber energi.

Sangrai kopi tradisional

Sulit untuk percaya bahwa kopi akan menjadi minuman pilihan hampir semua masyarakat di dunia jika cara menikmatinya masih dengan merebus daunnya untuk teh, mencampur cherry kopi kedalam sayur, atau mengunyah buah kopi begitu saja. Ada beberapa bukti bahwa kopi mengalami percepatan keberhasilan selama dua abad terakhir mungkin sebagian besar merupakan hasil dari pemahaman dan terus berkembangnnya teknologi penyangraian, yang menurut kesimpulan, telah menghasilkan produk minuman yang semakin menarik dan beragam.

Lalu siapakah yang pertama kali berpikir menyangrai kopi dan kenapa? Sama dengan asal usul kopi itu sendiri dimana secara pastinya masih misteri. Ada beberapa kisah terkait asal-usul sangrai kopi ini. Asalmula roasting kopi mengerucut pada kisah di daerah timur tengah, baik yang bersifat mitos maupun yang masuk akal. Legenda muslim fokus pada kisah sheik omar, sama seperti kisah awal ditemukannya kopi. Sedangkan kisah yang lain menyebutkan asal mula roasting kopi ditemukan oleh salah satupetani di Yaman atau Ethiopia, yang sedang memanggang daging menggunakan ranting / batang pohon kopi yang masih ada buah kopinya, dan tidak sengaja menemukan nilai atau manfaat dari memanggang kopi itu sendiri.

sangrai kopi tradisional

Ada satu lagi kisah tentang asal muasal roasting kopi, dan ini dikuatkan dengan beberapa catatan sejarah yang ada. Kita akan flashback dulu keabad 16, tepatnya pada masa kekaisaran Ottoman di Turki, yang merupakan penguasa daerah Arab selatan. Tidak dapat dipungkiri dan telah banyak ditemukan bukti bahwa orang-orang Ottoman adalah masyarakat dengan kebudayaan yang cukup maju, dan teknologi-teknologi baru banyak ditemukan disana pada waktu itu.

Selain itu kekaisaran Ottoman juga memfasilitasi pertukaran budaya dan juga perdagangan, salah satunya menyangkut kopi. Spekulasi juga berkembang bahwa Suriah kemungkinan lokasi kopi yang “benar-benar” diroasting pertama kali, karena orang-orang Suriah, khususnya di kota Damaskus, telah mengembangkan teknologi yang diperlukan untuk memproduksi peralatan masak logam, yang pada gilirannya memfasilitasi suhu pemanggangan yang lebih tinggi dari pada wajan tembikar yang digunakan oleh orang Yaman.

Perubahan warna pada green bean saat di roasting

Semua spekulasi dan teori-teori diatas masih sangat sulit untuk dibuktikan, kecuali adanya mesin waktu yang bisa membawa kita pada masa kopi pertama kali di roasting, tapi spekulasi-spekulasi itu juga tidak bisa disangkal begitu saja. Biji-bijian atau kacang-kacangan dipanggang untuk meningkatkan cita rasa dan juga daya cerna sedari awal sejarah manusia, jauh sebelum pengembangan roasting kopi. Dan mungkin, seseorang hanya mencoba trik yang sama dengan biji kopi. Bagaimanapun, pada tahun 1550 biji kopi dipanggang dalam arti sebenarnya di Suriah dan Turki, dan menandai peningkatan yang spektakuler interfensi kopi ke seluruh dunia baik dari segi budaya maupun industri.. (bersambung)

Share this post

Back to Archive