Back to Archive

Pengertian Dasar Ekstraksi | Brewing Experience #01

Apapun cara seduh yang kamu pakai, dengan alat seduh yang bermacam-macam itu, sebenarnya inti dari kegiatan menyeduh kopi adalah ekstraksi. Sebaiknya sebelum menyeduh, hal yang perlu dipahami adalah bahwa tujuan kita yaitu mengekstraksi biji kopi dengan jalan digiling terlebih dulu (untuk memudahkan ekstraksi) dengan media air. Air adalah media utama dalam menyeduh kopi, sehingga air adalah hal penting yang tidak bisa diacuhkan begitu saja. Kandungan dan komposisi mineral air dapat mempengaruhi kualitas seduhan terhadap kopi. Dalam aturan yang diteliti oleh SCAA (Specialty Coffee Association of America) menyatakan standar air yang sebaiknya digunakan, yaitu tidak memiliki rasa yang mengganggu, tidak berwarna, serta memiliki TDS yang standar 75-250mg/L (acceptable), dan Ph 6.5-7.0 (Ph balance/acceptable).

Ekstraksi adalah proses pemisahan satu atau lebih komponen dari suatu campuran homogen menggunakan pelarut cair (solven) sebagai separating agent. Ekstraksi terjadi setiap kali menyeduh kopi. Ketika kopi bertemu dengan air, air tersebut melarutkan zat-zat yang ada pada kopi yang menimbulkan aroma, rasa, dan juga body atau tekstur dalam secangkir kopi yang kita minum.

Dalam mengekstraksi kopi ada beberapa parameter yang harus dikontrol untuk mendapatkan hasil seduhan yang ideal (ideally extraction). Jika tidak, kemungkinan yang terjadi adalah under extraction atau over extraction. Under-extraction adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa sari-sari kopi terlalu sedikit yang terekstraks. Sebaliknya, over-extraction terjadi karena terlalu banyak sari kopi yang terekstrak termasuk komponen yang membuat rasa kopi menjadi terlalu pahit dan tidak nikmat. Jadi, dalam membuat kopi tujuannya adalah mencari balance; ekstraksinya tidak terlalu rendah dan tidak juga terlalu tinggi.

Ideally Extraction sangat sulit didefenisikan, tiap orang memiliki kesukaan rasa yang hampir berbeda, tapi sebuah keseimbangan rasa adalah yang terpenting. Idealnya, ketika kamu mencoba kopi yang kamu seduh, dan tidak dapat mendeskripsikan rasanya namun kamu menikmati dengan senyuman, itulah sebuah keajaiban dari suatu perpaduan seduh yang ideal bagi kopi untuk berekstraksi. Namun, ada beberapa parameter yang perlu diketahui untuk mendapatkan ekstraksi yang ideal.

Ada dua bagian utama dalam proses ekstraksi, yaitu Objek yang akan di ekstraksi, dalam hal ini kopi, dan yang kedua adalah media pengekstraksi, yaitu air. Selain itu ada juga variabel-variabel lain yang bisa mempengaruhi ekstraksi. Dari menganalisa kondisi kopi yang akan kita seduh, bisa menentukan tingkatan variabel lain untuk mendapatkan ekstraksi yang ideal. Misal, level roasting, usia roasting, proses paska panen. Hemat kata, level roasting yang lebih gelap akan lebih mudah terekstraksi, proses kering akan lebih mudah terekstraksi daripada proses basah. Untuk usia roasting sebenarnya bukan kepada lebih mudah atau sulit terkestraksi, tetapi usia roasting yang lebih lama, kandungan kopi sudah banyak yang hilang, jadi untuk mendapatkan ekstraksi yang ideal diperlukan tenaga yang lebih, bisa dengan cara menaikkan suhu atau cara yang lainnya.

Ada berbagai variabel yang bisa di mainkan dalam menyeduh kopi / mengekstraksi. Dalam setiap kopi seringkali berbeda angka / tingkatan untuk setiap variabel. Dalam artikel selanjutnya mimin akan sharing tentang berbagai macam variabel yang mempengaruhi ekstraksi kopi. (bersambung)

Foto & Artikel by CoffeeTalk.id

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Archive