Back to Archive

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ekstraksi Kopi | Brewing Esperience #02

Sesuai janji mimin pada artikel sebelumnya yang membahas tentang pengertian dasar ekstraksi, kali ini mimin akan share tentang faktor-faktor yang mempengaruhi esktraksi kopi. Ada 3 faktor utama yang harus diperhatikan ketika menyeduh kopi, karena 3 hal ini bisa sangat mempengaruhi hasil ekstraksi kopi

  1. Grind Size atau Ukuran Giling

Pada dasarnya ekstraksi pada kopi adalah proses mengeluarkan atau melarutkan kandungan yang ada pada kopi, dengan cara merendam (immersion) atau melewatkan air (pour over). Semakin banyak bidang yang terkena air, berarti ekstraksi akan semakin besar. Kadang ada pertanyaan iseng, bisa gak sih biji kopi langsung diseduh atau disiram air? Bisa saja, tapi ekstraksi yang terjadi akat sangat kecil. Kesimpulannya semakin halus ukuran giling, maka ekstraksi akan semakin besar. Jadi, sampai disini bisa dipahami kan kenapa ukuran giling untuk espresso lebih halus dari pour over? Proses ekstraksi pada espresso yang begitu singkat, harus diimbangi dengan luasan bidang kopi yang tersentuh air untuk mendapatkan ekstraksi yang ideal.

Begitu juga apabila menyeduh dengan pour over, grind size yang terlalu halus akan menahan air lebih lama pada dripper, sehingga kemungkinan besar akan terjadi over ekstraksi. Disini ukuran giling bisa mempengaruhi waktu ekstraksi.

Grind Size
  • 2. Suhu atau Temperatur Air

Suhu atau temperature air berkaitan dengan kemampuan air untuk melarutkan zat yang terkandung pada kopi. Menyeduh dengan air bertemperatur rendah pasti akan berbeda hasil seduhannya dibandingkan menggunakan air bertemperatur tinggi. Contoh simpelnya sama seperti kita melarutkan bubuk coklat. Ketika kita menyeduhnya dengan air dingin, coklat akan lebih susah larut, yang terjadi malah banyak menggumpal. Berbeda jika menyeduh coklat dengan air panas atau mendidih, serbuk coklat akan sepenuhnya bisa larut dengan air.

Lalu berapakah suhu ideal untuk menyeduh kopi? Dari berbagai sumber yang mimin baca, rekomendasi temperature air untuk menyeduh kopi yaitu antara 90-96 derajat celcius. Tapi kembali lagi tiap kopi mempunyai titik larut yang berbeda, untuk menemukan suhu ideal bagi satu kopi perlu dilakukan beberapa kali eksperimen.

  • 3. Rasio Kopi dengan Air

Menyeduh kopi adalah hal yang gampang-gampang susah, terutama untuk mendapatkan secangkir kopi yang nikmat sesuai keinginan kita. Banyak variabel yang perlu diperhitungkan, salah satunya adalah rasio air dengan kopi. Jika sedang berkunjung dikedai kopi dan mendengar istilah 1:15 atau 1:18, itu adalah sebutan yang sering digunakan dalam menyeduh kopi. Rasio 1:15 berarti 1 gram kopi untuk 15 air, jadi jika kita menggunakan 15 gram kopi, maka air yang diperlukan adalah 225ml.

Menemukan rasio yang tepat untuk seduhan kopi diperlukan beberapa kali percobaan. Rasio sangat kentara dari kekentalan secangkir kopi yang kita buat. Semakin kecil rasio maka kopi akan semakin kental atau intens. Tapi juga perlu dipahami single origin yang berbeda belum tentu sesuai dengan rasio yang sama, metode seduhan yang berbeda, berbeda pula rasio yang sesuai untuk metode seduhan tertentu.

Selain 3 faktor diatas ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi ekstraksi kopi, seperti lama waktu seduh (terutama untuk cara seduh immersion), agitasi atau adukan, dan juga suasana hati si penyeduh itu sendiri. Menyeduh dengan menambahkan senyuman dan rasa cinta disetiap tuangan air niscaya akan menambah kenikmatan kopimu.

Share this post

Back to Archive